1. Jangan mencampuri urusan orang lain, kecuali diminta
Banyak diantara kita mempunyai masalah karena terlalu mencampuri urusan
orang lain.Kita melakukannya karena yakin bahwa cara kita adalah cara terbaik,
logika kita adalah logika yang sempurna dan siapapun yang tidak sesuai dengan
pemikiran kita harus dikritik dan ditunjukkan arah yang benar, arah
kita.Pemikiran ini menyangkal keberadaan individu dan keberadaan Tuhan. Tuhan
menciptakan setiap kita dengan cara yang unik. Tidak ada dua manusia yang berpikir
persis satu sama lain. Setiap pria/wanita bertindak sesuai yang mereka inginkan
karena memang Tuhan membentuknya demikian. Uruslah urusan kita sendiri dan
tetaplah dalam kedamaian. Jika diminta barulah kita membantu.....
2. Maafkan dan Lupakan:
Ini adalah hal paling berpengaruh besar dalam kedamaian hati dan pikiran
kita. Kita selalu membangun perasaan sakit hati kepada orang yang membuat
gara-gara atau menyakiti kita. Kita memelihara keluhan. Pada gilirannya ini
akan menyebabkan kita kurang tidur, menyebabkan sakit maag & tekanan darah
tinggi. Luka ini hanya terjadi satu kali, tapi efeknya bisa berlangsung
sepanjang masa karena kita selalu mengingatnya. Buanglah kebiasaan buruk ini.
Hidup terlalu singkat dan terlalu berarti untuk dihabiskan dengan hal-hal
seperti itu. Maafkan, Lupakan lalu bergeraklah maju. Kasih itu berkembang dari
memberi dan memaafkan.
3. Jangan mengejar Pengakuan
Dunia ini penuh dengan orang egois. Mereka jarang memuji seseorang tanpa
maksud tertentu. Mereka mungkin memuji anda hari ini karena anda berkuasa, tapi
segera setelah anda tidak berkuasa lagi, mereka akan melupakan apa yang sudah
anda raih dan mulai mencari kesalahan anda. Mengapa kita harus membunuh diri
kita sendiri dengan mencari pengakuan dari orang semacam itu? Pengakuan dari
mereka tidaklah layak untuk dijadikan alasan kita sakit hati. Kerjakanlah tugas
kita dengan ber-etika dan tulus, tidak mengejar pengakuan
4. Jangan iri kepada orang lain
Kita semua tentunya pernah mengalami betapa rasa iri dapat mengganggu kedamaian
hati dan pikiran kita. Anda mengetahui bahwa anda bekerja lebih keras dari
rekan anda di kantor, tapi seringkali merekalah yang mendapatkan promosi, anda
tidak. Anda memulai bisnis beberapa tahun yang lalu, tapi anda tidak sesukses
tetangga sebelah yang bisnisnya baru satu tahun. Begitu banyak contoh seperti
ini dalam kehidupan sehari-hari. Haruskah kita iri? Tidak, Ingatlah bahwa
kehidupan seseorang ditentukan oleh Yang Maha Kuasa, yang mana sekarang sudah
menjadi kenyataan. Jika kita ditentukan untuk jadi kaya, tidak ada sesuatupun
di dunia yang bisa menghentikan kita. Jika kita tidak ditentukan demikian,
tidak seorangpun dapat menolong kita. Tidak ada sesuatu apapun yang kita
dapatkan dari menyalahkan orang lain untuk ketidak-beruntungan kita. Iri tidak
membuat kita kemana-mana, rasa iri hanya membuat kita kehilangan rasa damai di
hati.
Berdoalah dan memohon kepada Tuhan agar dibukakan pintu dan jalan yang baik
untuk kita. Jika Tuhan sudah membuka pintu, siapakah yang dapat menutupnya?
5. Sesuaikan diri kita sesuai dengan lingkungan yang berlaku (sampai batas
tertentu)
Jika kita ingin merubah lingkungan seorang diri, besar kemungkinan kita akan
gagal. Sebaliknya, sesuaikanlah diri kita untuk menyesuaikan diri dengan
lingkungan. Ketika melakukan ini, meskipun lingkungannya kurang bersahabat
dengan kita, akan terjadi perubahan secara misterius menuju kedamaian dan lebih
menyenangkan.
Ini memang tidak mudah dan mungkin menyakitkan, tapi tetaplah pada jalan
kebaikan dan kebenaran, kebaikanlah yang akan menang pada akhirnya.
Tambahan: satu hal penting lainnya adalah kita harus memutuskan, apakah kita
memang perlu menyesuaikan diri dengan lingkungan itu, ataukah justru
meninggalkannya sama sekali kalau memang tidak sesuai dengan kebaikan dan
kebenaran.
6. Bertahanlah jika belum mendapat pemulihan.
Inilah cara terbaik merubah ketidak-beruntungan menjadi keuntungan. Setiap
hari kita menghadapi berbagai ketidakpastian, sakit-penyakit, musibah dan
kecelakaan yang diluar kendali kita. Jika kita tidak dapat mengontrol atau
merubahnya, kita harus belajar untuk mengatasi berbagai hal-hal ini. Kita harus
belajar untuk bertahan dengan tidak berduka. Percayalah pada diri sendiri dan
kita akan memperoleh kesabaran, kekuatan batin dan iman. Dan jangan lupa
berdoa, percayalah bahwa Tuhan tidak memberikan ujian melebihi kekuatan
seseorang untuk menanggungnya.
7. Jangan menggigit lebih dari yang bisa kita kunyah
Ungkapan diatas sebaiknya kita ingat-ingat terus. Kita seringkali ingin
menanggung tanggung jawab lebih berat dari yang bisa kita tanggung. Hal ini
untuk memuaskan ego kita. Ketahuilah batas-batas kemampuan kita. Mengapa harus
memuat beban tambahan yang membuat hidup tidak tenteram dan banyak kekuatiran?
Kita tidak bisa mendapatkan kedamaian batin dengan memperluas kegiatan di luar
diri kita. Kurangilah ikatan dengan materi, dan lebih banyaklah meluangkan
waktu dalam doa, introspeksi dan meditasi. Hal ini akan mengurangi
pikiran-pikiran yang membuat seakan-akan kita tidak pernah istirahat. Pikiran
dan hati yang tenang akan menghasilkan pikiran dan hati yang damai.
8. Ber-meditasilah secara teratur
Meditasi menenangkan pikiran dan menyingkirkan pikiran-pikiran yang
mengganggu. Ini adalah keadaan tertinggi dari kedamaian pikiran. Cobalah dan
alami sendiri. Jika kita bermeditasi secara teratur setengah jam sehari,
pikiran dan hati kita akan menjadi lebih tenang dalam dua puluh tiga setengah
jam sisanya. Pikiran dan hati kita menjadi tidak mudah terganggu seperti
sebelumnya. Kita akan makin mendapat manfaat jika kita meningkatkan waktu untuk
meditasi secara teratur. Kita mungkin akan berpikir hal ini bisa mengganggu
pekerjaan kita sehari-hari. Justru sebaliknya, hal ini akan meningkatkan
efisiensi dan kita akan bisa memproduksi hasil yang lebih baik dalam waktu yang
lebih singkat.
9. Jangan biarkan pikiran dan hati kita kosong
Pikiran dan hati yang kosong merupakan makan empuk bagi iblis. Semua aksi
jahat selalu dimulai dari pikiran dan hati yang kosong. Jagalah agar pikiran
dan hati kita selalu terisi dengan hal-hal positif, hal-hal yang bermanfaat.
Aktiflah melakukan kesukaan kita. Mengerjakan sesuatu yang menarik bagi kita.
Kadang kita harus memilih mana yang lebih kita utamakan: uang ataukah kedamaian
hati. Hobby kita, kerja sosial atau pelayanan, tidak selalu menghasilkan uang bagi
kita, tapi kita akan merasakan kedamaian dan kemajuan. Bahkan saat kita sedang
beristirahat secara fisik, selalu lah menjaga pikiran dan hati kita dengan
selalu mengingat nama Tuhan
10. Jangan menunda dan jangan pernah menyesal
Jangan membuang waktu dengan selalu bertanya-tanya “Haruskah saya atau Tidak
haruskah saya?”. Berhari-hari, berbulan-bulan dan bertahun-tahun waktu mungkin
terbuang untuk debat mental yang melelahkan itu. Kita tidak merencanakan dengan
SEMPURNA karena kita TIDAK MUNGKIN mengantisipasi SEMUA yang akan terjadi di
masa depan. Hargailah waktu yang ada dan kerjakan apa yang mungkin dilakukan
saat ini. Tidak masalah jika mengalami kegagalan. Kita dapat belajar dari
kegagalan itu dan meraih sukses di kesempatan berikutnya. Duduk dan berkhawatir
tidak akan membuat kita kemana-mana. Belajarlah dari kesalahan kita, tapi tidak
terus merenungi masa lalu.
Jangan menyesali yang sudah terjadi. Apapun yang sudah terjadi, memang sudah
seharusnya terjadi seperti itu. Masa lalu tidak bisa diubah lagi, yang bisa
kita lakukan adalah melakukan sesuatu untuk SAAT INI, menuju masa depan yang
lebih baik.